Hey, kamu! Apa kabar? Masih betah berpura-pura? Nyamankah berteman dengan kebohongan?
Hey, kamu! Tahukah kamu? Pernah ku lihat sorotan iri dari bola matamu. Sungguh aku tak pernah sekalipun berkeinginan membuatmu iri. Aku hanya berusaha mendapatkan apa yamg pantas aku dapatkan. Aku tak pernah mengerti, bagian mana yang membuatmu selalu kesal padaku. Jika bahagiaku menjadi ancaman untukmu, sesungguhnya egomu lah yang salah. Silahkan berperang dengan egomu sendiri, namun jangan jadikan aku seolah akulah penyebab ketidakbahagianmu. Dan hey, jangan menyebar fitnah kepada orang sekitar. Sungguh, aku hanya bisa menertawakan sikapmu. Kau tahu? Mungkin hal itu yang aku jadikan motivasi agar aku berjuang lebih dari sebelumnya. Bukan untuk membuktikan bahwa aku lebih hebat dari mu. Hanya saja aku ingin tahu, bisakah aku menjadi lebih (baik) dari diriku yang pernah kau remehkan?
Terima kasih, (yang mengaku sebagai) teman.
Salam,
Absen 20
Tidak ada komentar:
Posting Komentar