Rabu, 11 Februari 2015

Teman Sekamar

Hai teman sekamarku! Bagaimana keadaanmu hari ini? Semoga semakin membaik. Sudah kau minum obatnya? Ah aku tahu, kau tak pernah lalai meminum obat.

Hai teman curhatku! Apa yang sedang memenuhi pikiranmu hingga mempengaruhi kesehatanmu? Perihal cinta? Ah sudahlah, jangan terlalu dipikirkan. Cinta perihal waktu dan perjuangan. Bersabarlah! Cinta yang sebenar-benarnya hanya milik-Nya. Perihal skripsi? Aku pernah merasakannya. Memang terkadang sulit, namun ingatlah, kau punya dua orang hebat yang akan membantumu. Juga sahabat-sahabatmu yang selalu mendukungmu. Oh ya, jangan lupakan, ada doa orang-orang hebat di tanah Minang.

Hai teman seperjuanganku! Ingatlah, anak rantau tak boleh lemah. Kita harus kuat, sayang! Kuat menghadapi kerasnya kehidupan ibu kota, pun menghadapi susahnya hidup sendiri di kota orang. Bersabarlah, sayang! Kita sedang mengumpulkan keping-keping kebahagiaan.

Hai teman siang malamku! Maaf semalam meninggalkanmu untuk beberapa hal. Maaf tidak merawatmu. Semoga kau lekas sehat kembali.

Salam kasih,


Teman sekamar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar